Kembali
Pilihan Naskah FTRN #5
informasi4 Mei 2026

Pilihan Naskah FTRN #5

3 menit baca
Bagikan artikel ini

PILIHAN NASKAH (PDF)

Naskah FTRN #5 2026 bekerjasama dengan Indonesia Dramatic Reading Festival (IDRF) & Kalabuku.

1. Makan Malam karya Aziz Azthar

Latar Tempat : Ruang Makan

Sinopsis : Untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-80, seorang ibu mengadakan makan malam bersama keempat anaknya. Makan malam itu menjadi tegang karena masing-masing menumpahkan masalah dalam hidup mereka, ditambah lagi dengan masalah kenangan terhadap meja makan tua di mana mereka mengadakan perjamuan. Di penghujung malam, satu rahasia seakan menunggu untuk terungkap.

2. Panen Anak karya Manik Sukadana

Latar Tempat : Area Depan Rumah

Sinopsis : Empat tahun pernikahan tanpa anak berubah menjadi medan perang yang sunyi. MARNA dan ARTHA mencoba bertahan di tengah tekanan RAHAYU (Ibu dari ARTHA) yang semakin hari semakin tak terbendung. Bagi RAHAYU, cucu adalah jawaban atas rasa malu, kegagalan, dan tekanan sosial yang menghimpitnya. Namun setiap desakan justru membuka luka yang lebih dalam. Hingga pada satu titik, MARNA tidak lagi mampu menahan apa yang selama ini ia sembunyikan. Pengakuannya bukan hanya mengguncang keluarga, tetapi juga memaksa mereka menghadapi kenyataan yang jauh lebih pahit dari sekadar tidak memiliki anak.

3. Penumpang Asing karya Julia Arungan

Latar Tempat : Kabin Pesawat & Area Bandara

Sinopsis : Penumpang Asing adalah drama realis eksperrimental yang berkisah tentang seorang Tuan dan seorang Nyonya yang bertemu dalam sebuah pesawat dan terpaksa harus duduk berdampingan. Menjadi seorang ibu dengan bayinya yang rewel, Nyonya merasa tidak nyaman dengan keberadaan Tuan di sampingnya. Ia terpaksa harus bercakap-cakap sambil menyembunyikan kekesalannya. Akan tetapi, barangkali Tuan tidak semenjengkelkan itu. Barangkali, Nyonya tidak sedingin yang ditampakkannya. Mungkin ada luka yang disimpan keduanya. Atau, rahasia yang dijaga senantiasa. Duduk berdampingan dalam perjalanan yang panjang dengan seorang asing, akankah dia menjadi musuh, atau kawan?

4. Tuhan, Tolong Bunuh Emak karya Yessy Natalia

Latar Tempat : Rumah Sederhana Dekat Rel Kereta Api

Sinopsis : Bekti dan keluarganya, yang tinggal di pinggiran rel kereta api, sebelum menerima gaji ke 13 dan bonus, mengalami berbagai masalah.

  1. Obat kanker emaknya habis dan harus ditebus, sedangkan emaknya terus menangis karena tidak tahan akan sakitnya.
  2. Minah, istri Bekti mengingatkan bahwa Wiyarti, anak satu satunya yang pintarnya melebihi Bekti dan istrinya, harus mendaftar ulang untuk kuliah kedokteran
  3. Penagih hutang datang menagih hutang. Hutang dari biaya pengobatan emaknya terdahulu. Werdi, sahabat Bekti datang dan memberikan beberapa pandangannya jika dia mengalami seperti yang dialami Bekti. Pandangan itu malah membuat Bekti bingung. Setelah dihitung, gaji ke 13 dan bonus yang diterima Bekti ternyata tetap kurang untuk semua kebutuhan yang diperlukan. Bekti pusing, dan bingung, dia berdoa agar Tuhan menolongnya, tapi Tuhan seperti tidak mendengar. Bekti akhirnya meminta Minah, istrinya untuk memutuskan bagaimana mengatur uang yang tidak cukup itu. Minah menolak. Emak yang mendengar pembicaraan Bekti dengan Minah akhirnya minta pada Bekti agar dibuat mati saja. Bekti yang bingung akhirnya mengambil obat serangga, meletakkan di samping Emak dan kemudian pergi karena tak sanggup memutuskan apa yang harus dilakukan.

Tertarik dengan artikel ini?

Bagikan ke teman-temanmu!